Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HINDARI..! 8 Kebiasaan Ini Bisa Menolak Datangnya Rezeki, Salah 1 nya Tak Sadar Sering Di Lakukan...


Semua mahluk dalam menjalani kehidupan dunia pasti diberi rezeki oleh Allah SWT, jumlahnya pun sudah ditetapkan dan tidak akan tertukar.

Rezeki bisa jadi berupa materi, harta, kesehatan, isteri solehah, suami yang sholeh, dan anak-anak yang baik, taat dan patuh kepada orang tua. 

Yang harus kita tahu adalah rezeki itu tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus berusaha terlebih dahulu.

Lalu apa saja kebiasaan sehari-hari yang bisa menjauhkan kita dari rezeki?

1. Kebanyakan mengeluh.

Hal ini mungkin tanpa sadar kita sering melakukannya, padahal kebiasaan tersebut bisa menjauhkan kita dari rezeki yang akan datang kepada kita.

Mengeluh berarti kita tidak puas dengan apa yang kita dapatkan dan kita miliki, yang akibatnya kita akan jauh dari rasa syukur kepada  Allah.

Padahal kita semua tahu, syukur adalah jalan Allah memberikan rezeki lebih kepada kita.

Oleh sebab itu mulailah bersyukur sedikit ataupun banyak, besar ataupun kecil yang kita dapatkan hari ini, dan yakinlah jika kita bersyukur hari ini, Insya Allah esok hari Allah akan memberikan lebih kepada kita.

2. Materialistis.

Kebiasaan materialistis atau mengukur segala sesuatu dengan uang dan barang ternyata menjadi  suatu sikap yang bisa menolak rezeki.

Orang yang memiliki sikap materialistis biasanya akan memandang rendah orang lain yang tidak memiliki kekayaan seperti dirinya, sementara itu mereka akan memperlakukan orang kaya dengan sebaik-baiknya.

Padahal Allah SWT tidak melihat hambanya dari seberapa banyak kekayaanya dan seberapa besar harta bendanya, akan tetapi Allah memandang hambanya dari segi keimanannya.

Kebiasaan bersikap materialistis dapat membuat manusia mendewakan harta di atas segala-galanya.

Hal ini tentu saja bisa menjerumuskan manusia tersebut pada syirik, yakni salah satu dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT  sebelum benar-benar bertaubat dari kesyirikannya.

Oleh karena itu, hindarilah kebiasaan menilai segala sesuatu dari segi kekayaan dan barang-barangnya.

Sebab akan menjadikan diri kita sombong dengan apa yang kita punya, sedangkan kita tahu Allah sangat membenci hamba-hambanya yang menyombongkan diri.

3. Makan makanan haram.

Makanan haram saat ini tidak hanya sebatas daging babi, bangkai, darah dan binatang yang disembelih dengan tidak menyebut nama Allah. Akan tetapi makanan yang bersumber dari rezeki yang tidak halal, dari hasil seperti korupsi, mencuri, nepotisme dan lain sebagainya.

Ternyata mengkonsumsi makanan yang dapat dengan cara haram bisa menjadi salah satu kebiasaan yang tanpa disadari dapat menopak rezeki dari Allah SWT.

Tubuh yang tumbuh dengan makanan yang haram maka tidak akan malu untuk melakukan perbuatan yang diharamkan pula ketika mencari rezeki.

Padahal Allah sudah sangat jelas melarang hambanya memakan makanan yang didapat dengan cara yang haram.

4. Berlebihan dalam mengejar duniawi.

Dunia memang senantiasa menawarkan kenikmatan bagi penghuninya, kenikematan tersebut terkadang bisa membawa kita mudah diperdaya dan lupa bersyukur, serta lupa beribadah kepada Allah SWT.

Apabila kita terlalu disibukan dengan urusan dunia dan lupa menabung amal kebaikan untuk di akhirat kelak, maka Insya Allah rezeki yang datang kepada kita akan terasa sangat sulit dan kebiasaan yang demikian ini menjadi salah satu hal yang tanpa disadari bisa menolak rezeki.

Bagaimana Allah akan memberikan rezekinya sementara kita tidak pernah mengingatnya dan mendekat untuk mengerjakan segala perintahnya.


5. Tidak menjaga badan.

Kesehatan merupakan senjata utama untuk menjemput rezeki yang sudah Allah sediakan untuk kita.

Dengan selalu menjaga kesehatan secara tidak langsung kita juga menjaga karunia dan rezeki yang diberikan Allah kepada kita.

Perlu kita ketahui bersama, badan kita diciptakan untuk mengabdi kepada Allah, untuk mengerjakan ibadah, beramal sholeh dan mengerjakan hal yang bermanfaat lainya.

Jika pemanfaatan badan dilakukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi berhias dosa dan maksiat, maka Insya Allah rezeki kita pun akan terasa sangat sulit untuk kita dapatkan.

Oleh karenanya, jagalah karunia yang telah dititipkan Allah kepada kita, dengan begitu maka Insya Allah, Allah pun akan menjaga kita atas karunia dan rezekinya kepada kita.

6. Kebanyakan gosip.

Bergosip atau gibah sudah menjadi salah satu kebiasaan yang marak terjadi sat ini, tidak hanya dikalangan wanita saja, akan tetapi pria pun juga gemar bergosip.

Bahkan sampai acara gosip di televisi selalu menarik rating yang tinggi, hal ini dikarenaken banyak orang yang ingin mengetahui tentang kehidupan orang lain.

Ketika kita bergosip itu artinya kita telah menghabiskan waktu untuk mencela dan memperguncingkan kehidupan orang lain dan kebiasaan ini merupakan salah satu tanda bahwa kita sendirilah yang menolak rezeki dari Allah SWT.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk menghindari kebiasaan bergosip dan mulai memperbaiki diri dengan mengerjakan hal-hal yang bermanfaat. Misalny kita menononton televisi, sebaiknya yang kita tonton adalah ceramah, mengikuti kajian, tausiyah dan lain sebagainya yang bisa mendatangkan pahala, Insya  Allah dengan begitu rezeki kita semuanya bisa jauh lebih lancar.

Dan apabila hilaf segeralah mengucap istighfar sebanyak-banyaknya, dengan begitu Insya Allah rezeki kita tidak akan tertahan karena perbuatan kita sendiri.

7. Penggerutu dan suka marah.

Orang yang menggemar menggerutu umumnya adalah orang yang merasa tidak puas dan sulit memaafkan kesalahan orang lain.

Bahkan bisa marah-marah sepanjang waktu karena merasa tidak puas dengan kondisi yang tengah dialaminya.

Penggerutu tidaklah sama dengan pengeluh yang selalu komplain dengan rasa  putus rasa putus asanya.

Penggerutu biasanya akan memarahi dan menyalahkan orang lain atas nasib buruk yang tengah menimpanya.

Padahal orang yang suka murah dan menggerutu termasuk dalam orang yang kufur, yakni orang yang tidak menerima takdir Allah yang telah terjadi kepadanya.

Si penggerutu tidak akan bersyukur atas nikmat yang diterimanya, karena menganggap semua itu seperti masalah.

Kebiasaan kufur yang demikian ini bisa menjadi salah satu penghambat datangnya rezeki kepada kita.

Oleh sebab itu, hilangkan secara perlahan sikap kufur yang masih melekat pada diri kita, supaya rezeki yang diberikan Allah bisa sampai kepada kita semua.
sampai kepada kita semua.

8. Riya dan pamer kekayaan. 

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang yang suka memamerkan harta kekayaanya dan amal kebaikan yang dilakukannya. 

Hal ini semata-mata untuk mendapatkan pujian dari sesama manusia, padahal seharusnya semua perbuatan tersebut harus diniatkan untuk ditujukan kepada Allah SWT.

0Kebiasaan riya dan suka pamer harta kekayaan ini bisa menjadi salah satu yang tanpa disadari bisa menolak rezeki seseorang, karena secara tidak langsung sifat riya atau suka pamer harta kekayaan merupakan sikapnya orang-orang yang sombong.

Karena orang-orang yang seperti ini menganggap bahwa harta yang didapatnya selama ini adalah kerja kerasnya sendiri, hasil kepintaran yang mencari rezeki tanpa ada campur tangan dari Allah.

Padahal semua rezeki yang kita dapat berasal dari Allah SWT dan semuanya adalah titipan Allah SWT.

Ketahuilah bahwa Allah SWT sangat membenci hambanya yang kerap riya dan memamerkan harta bendanya. ***

Wallahu'alam....