Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah Alasan Mengapa Nabi Muhammad Melarang Umatnya Memakai Sandal Seperti ini

Islam adalah agama yang mengatur segala aspek kehidupan, termasuk adab-adab kecil seperti mengenakan sandal. Salah satu sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah mendahulukan kaki kanan saat memakai sandal dan mendahulukan kaki kiri saat melepasnya. Anjuran ini tertuang dalam beberapa hadis, yang menunjukkan pentingnya tata cara ini bagi umat Islam.

Hadis Tentang Memakai Sandal
Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila kalian memakai sandal, dahulukanlah kaki kanan. Dan apabila kalian melepasnya, dahulukanlah kaki kiri. Hendaknya kaki kanan menjadi yang pertama dipakaikan dan yang terakhir dilepaskan." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini memberikan panduan jelas tentang cara memakai dan melepas sandal, yang mengutamakan kaki kanan terlebih dahulu. Namun, apa hikmah di balik larangan memakai sandal dengan mendahulukan kaki kiri?

Alasan Nabi Melarang Memakai Sandal Sebelah Kiri Terlebih Dahulu
Mengutamakan Kebaikan dan Keberkahan
Dalam Islam, sisi kanan sering kali diidentikkan dengan hal-hal yang baik dan mulia. Rasulullah SAW mengutamakan tangan kanan untuk makan, minum, dan menerima sesuatu, serta kaki kanan untuk memulai langkah atau mengenakan pakaian. Memakai sandal dengan kaki kanan terlebih dahulu mencerminkan sunnah yang membawa keberkahan dalam setiap aktivitas.

Adab yang Mencerminkan Ketundukan pada Sunnah
Adab kecil seperti ini menunjukkan ketaatan seorang Muslim terhadap tuntunan Rasulullah SAW. Mematuhi sunnah, meskipun terlihat sederhana, adalah bentuk ibadah yang mencerminkan rasa cinta kepada Nabi dan pengamalan ajaran Islam secara menyeluruh.

Membedakan Perilaku dengan Setan
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa setan menyukai hal-hal yang dilakukan dengan tangan atau kaki kiri terlebih dahulu. Dengan mendahulukan sisi kanan, umat Islam menjaga dirinya dari meniru kebiasaan setan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mengajarkan Kedisiplinan dan Kesadaran
Sunnah ini mengajarkan umat untuk tidak sembarangan dalam melakukan sesuatu. Dengan mendahulukan kaki kanan, seseorang diajak untuk lebih sadar dan disiplin dalam setiap langkah kehidupannya, baik yang kecil maupun besar.

Hikmah di Balik Sunnah Ini
Keseimbangan Spiritual dan Mental: Sunnah ini mendorong umat untuk senantiasa memulai dengan niat baik dan keberkahan. Hal ini memberikan dampak positif pada sikap dan mental seseorang.
Penghormatan terhadap Tradisi Islam: Sunnah ini menunjukkan identitas seorang Muslim yang memegang teguh ajaran Nabi Muhammad SAW.
Konsistensi dalam Kebaikan: Hal-hal kecil seperti ini membantu seorang Muslim untuk terbiasa mempraktikkan kebaikan dalam segala aspek kehidupan.
Kesimpulan
Melakukan sesuatu sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, seperti mendahulukan kaki kanan saat memakai sandal, bukan hanya soal adab kecil, tetapi juga cara mendekatkan diri kepada Allah dan mengikuti teladan Nabi. Larangan mendahulukan kaki kiri saat memakai sandal adalah salah satu bentuk bimbingan Rasulullah agar umatnya selalu berada di jalan yang benar dan diberkahi.

Dengan memahami dan mengamalkan sunnah ini, kita tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga menunjukkan penghormatan terhadap tradisi Islam yang kaya akan hikmah dan nilai-nilai kebaikan. Semoga kita senantiasa diberi kemudahan untuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek kehidupan.